Palembang (Kemenag Sumsel) —
Momentum penting dalam dunia pendidikan kembali bergulir di MTsN 2 Palembang. Melalui kegiatan apel pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat, pelaksanaan Ujian Madrasah resmi dimulai sebagai langkah awal penentu bagi para peserta didik, Senin (20/04/2026).
Apel pembukaan digelar di lapangan madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas IX, dewan guru, serta tenaga pendidik. Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya rangkaian ujian yang akan mengukur capaian belajar siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.
Kepala madrasah, M.A. Fajar, dalam amanatnya menegaskan bahwa Ujian Madrasah bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk mengukur kompetensi sekaligus membentuk karakter siswa. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti ujian dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, serta percaya pada kemampuan diri sendiri.
“Ini adalah langkah awal penentu. Tunjukkan hasil belajar terbaik kalian dengan disiplin dan integritas,” pesan kepala madrasah di hadapan peserta apel.
Suasana apel tampak penuh antusias. Para siswa hadir sejak pagi dengan persiapan matang, membawa perlengkapan ujian dan menunjukkan kesiapan mental menghadapi tahapan penting ini. Tradisi apel sebelum ujian memang menjadi bagian dari budaya akademik madrasah untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan semangat sejak awal.
Pelaksanaan Ujian Madrasah sendiri merupakan salah satu bentuk evaluasi akhir yang bertujuan mengukur pencapaian kompetensi siswa sekaligus menjadi indikator keberhasilan proses pembelajaran di madrasah. Ujian ini juga menjadi salah satu penentu kelulusan peserta didik.
Ketua Pelaksana, Tri Lela, dalam laporannya menyampaikan bahwa total peserta yang mengikuti Ujian Madrasah yaitu 353 peserta. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari, dimulai dari tanggal 20 April 2026 s.d 27 April 2026 dan pelajaran yang diujikan meliputi 11 mata pelajaran yakni 6 pelajaran umum dan 5 mata pelajaran agama dengan menggunakan sistem CBT.
Panitia ujian telah mempersiapkan seluruh aspek pelaksanaan secara matang, mulai dari teknis ruang ujian, pengawasan, hingga administrasi. Pengawasan dilakukan secara ketat guna memastikan ujian berjalan tertib, jujur, dan sesuai prosedur.
Selain itu, pihak madrasah juga memastikan seluruh fasilitas pendukung dalam kondisi optimal agar siswa dapat mengikuti ujian dengan nyaman. Dalam pelaksanaan sebelumnya, monitoring langsung dari pimpinan menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas dan integritas ujian.
Dengan dimulainya Ujian Madrasah ini, diharapkan seluruh siswa mampu menunjukkan hasil terbaik sebagai buah dari proses belajar selama ini. Lebih dari itu, momentum ini juga menjadi titik awal bagi mereka untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan bekal ilmu, karakter, dan kepercayaan diri yang kuat.
Apel pembukaan yang penuh semangat tersebut pun menjadi penanda bahwa perjuangan akademik para siswa telah memasuki fase krusial—sebuah langkah awal yang akan menentukan arah masa depan mereka.
(Tim Humas Palembang)










