Palembang (Kemenag Sumsel) —
Tahapan penting dalam proses penerimaan murid baru madrasah (PMBM) resmi dimulai di MTsN 2 Palembang. halaman dan ruang-ruang madrasah yang biasanya dipenuhi aktivitas belajar mengajar, kini berubah menjadi arena seleksi yang penuh harap dan semangat. Ratusan calon siswa baru beserta orang tua mereka tampak memadati area madrasah, membawa berkas-berkas persyaratan yang telah dipersiapkan dengan teliti, siap menjalani tahapan Verifikasi Berkas dan Tes Tahfidz dalam rangka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Reguler Tahun 2026, Senin (06/04/2026).
Dengan dimulainya tahapan seleksi ini, MTsN 2 Palembang kembali membuka pintu lebar-lebar bagi generasi penerus terbaik untuk bergabung dan menempa diri menjadi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam hafalan Al-Qur’an dan kokoh dalam akhlak mulia.
Tahapan pertama yang harus dilalui oleh setiap calon peserta didik baru adalah verifikasi berkas administrasi. Proses ini berlangsung di beberapa meja pelayanan yang telah disiapkan secara teratur oleh panitia PMBM MTsN 2 Palembang. Setiap meja ditangani oleh petugas yang ramah namun teliti, memastikan setiap berkas yang diserahkan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Ketua Panitia PMBM MTsN 2 Palembang, Aris, menjelaskan bahwa proses verifikasi berkas dilakukan secara cermat dan menyeluruh untuk memastikan seluruh calon peserta didik memenuhi kualifikasi administratif sebelum melangkah ke tahapan selanjutnya.
“Verifikasi berkas ini adalah gerbang pertama. Kami ingin memastikan bahwa setiap calon siswa yang masuk ke tahap berikutnya benar-benar memenuhi persyaratan yang telah kami tetapkan. Ini bukan untuk mempersulit, tapi untuk memastikan proses seleksi berjalan adil dan transparan,” jelasnya.
Suasana antrian verifikasi berlangsung dengan tertib. Para orang tua tampak sabar menunggu giliran sambil sesekali memeriksa kembali kelengkapan berkas yang mereka bawa. Sementara calon siswa terlihat duduk tenang, beberapa di antaranya tampak menggerakkan bibir — mengulang hafalan mereka sambil menunggu dipanggil untuk menjalani tes tahfidz.
Setiap calon peserta didik baru diarahkan menuju ruangan khusus untuk mengikuti Tes Tahfidz — tahapan yang menjadi salah satu keistimewaan dan kebanggaan proses seleksi di MTsN 2 Palembang.
Tes Tahfidz dilaksanakan dalam suasana yang tenang, khusyuk, dan penuh keberkahan. Satu per satu calon siswa dipanggil masuk ke ruang tes, disambut oleh tim penguji tahfidz yang terdiri dari guru-guru Al-Qur’an dan ustaz berpengalaman yang telah ditunjuk secara khusus oleh madrasah.
Di dalam ruangan yang sunyi itu, seorang anak kecil berusia sekitar 12 tahun berdiri tegak, menghadap penguji, lalu dengan suara yang jernih dan penuh keyakinan, ia mulai melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Setiap kata terucap dengan tartil dan makhorijul huruf yang jelas — sebuah pemandangan yang mengharukan sekaligus membanggakan.
Koordinator Tes Tahfidz menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada kuantitas hafalan, tetapi juga pada kualitas bacaan secara keseluruhan.
“Kami menilai dari tiga aspek utama: kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, dan adab saat membaca Al-Qur’an. Karena kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya hafal, tapi juga memahami dan mencintai Al-Qur’an dengan sepenuh hati,” terangnya dengan penuh kebanggaan.
Sementara di dalam ruang tes para calon siswa menunjukkan kemampuan terbaik mereka, di luar ruangan para orang tua menanti dengan perasaan campur aduk — antara harap, cemas, dan bangga.
Bapak Ridwan, ayah dari calon peserta, yang mengaku sengaja memilih MTsN 2 Palembang karena reputasi madrasah yang sudah tidak perlu diragukan lagi. “Saya ingin anak saya mendapat pendidikan yang seimbang antara ilmu umum dan ilmu agama. MTsN 2 Palembang ini pilihan terbaik bagi anak saya,” ungkapnya mantap.
Kepala MTsN 2 Palembang, M.A. Fajar, menyatakan bahwa pelaksanaan PMBM Jalur Reguler tahun ini dirancang dengan lebih matang dan terstruktur dibanding tahun-tahun sebelumnya. Beliau menegaskan bahwa tes tahfidz bukan sekadar formalitas, melainkan bagian inti dari identitas dan keunggulan MTsN 2 Palembang sebagai madrasah berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami ingin menerima siswa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan yang tulus terhadap Al-Qur’an. Tes tahfidz adalah cara kami menyaring generasi terbaik yang benar-benar siap untuk tumbuh dan berkembang di lingkungan madrasah,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Beliau juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mendaftarkan putra-putri mereka ke MTsN 2 Palembang tahun ini. Hal ini, menurutnya, merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang telah dibangun dengan penuh dedikasi oleh seluruh warga madrasah.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga dan tingkatkan terus. Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi setiap siswa yang dipercayakan kepada kami,” imbuhnya.
Pelaksanaan PMBM Jalur Reguler 2026 yang mengedepankan tes tahfidz sebagai salah satu komponen seleksi utama semakin mempertegas komitmen MTsN 2 Palembang dalam mencetak generasi rabbani — generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an dan berakhlak mulia.
Hari ini, di halaman dan ruang-ruang MTsN 2 Palembang, ratusan impian sedang diperjuangkan. Ratusan anak-anak terbaik Palembang tengah membuktikan diri mereka layak menjadi bagian dari keluarga besar madrasah kebanggaan ini.
Dan proses itu — dengan segala kekhidmatan, semangat, dan harapan yang menyertainya — baru saja resmi bergulir.
(Tim Humas MTsN 2 Palembang)










