Beranda / Berita / “Dua Hari yang Menggetarkan!” Rakor Humas & PPID Kemenag Sumsel 2026 Jadi Panggung Konsolidasi Besar

“Dua Hari yang Menggetarkan!” Rakor Humas & PPID Kemenag Sumsel 2026 Jadi Panggung Konsolidasi Besar

Palembang (Kemenag Sumsel) —

Atmosfer Hotel Amaris Palembang terasa berbeda. Aula utama dipenuhi para pejuang informasi publik dari seluruh penjuru Sumatera Selatan. Rapat Koordinasi Kehumasan, PPID, dan Anugerah Humas Tahun 2026 resmi digelar, menjadi momentum penting yang mempertemukan seluruh elemen komunikasi publik Kementerian Agama dalam satu panggung strategis, Kamis (12/2/26).

Sebelum acara resmi dibuka, Ketua Tim Kerja Humas dan Protokol Kanwil Kemenag Sumsel, Qudus, menyampaikan laporan kegiatan dengan penuh optimisme. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa rakor ini bertujuan memperkuat sinergi kehumasan dan PPID di seluruh satuan kerja, meningkatkan kapasitas pengelola informasi, serta mendorong lahirnya inovasi publikasi yang adaptif di era digital.

Qudus juga menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kankemenag kabupaten/kota, Kepala MAN, MTsN, dan MIN, Wakil Kepala bidang Humas, PIC PPID kabupaten/kota dan madrasah, pengelola humas, serta perwakilan UPT KUA se-Sumatera Selatan. Ia menekankan bahwa partisipasi lengkap ini menjadi bukti keseriusan Kemenag Sumsel dalam membangun komunikasi publik yang kuat dan terintegrasi.

“Melalui rakor ini, kita ingin menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan bahwa setiap informasi yang keluar dari Kemenag adalah informasi yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab,” ujar Qudus dalam laporannya.

Usai laporan disampaikan, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, H. Syafitri Irwan, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa humas dan PPID bukan sekadar pelengkap struktur organisasi, melainkan wajah institusi yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan publik dibangun dari keterbukaan dan profesionalisme. Jika humas dan PPID kuat, maka citra lembaga juga akan kokoh,” tegasnya di hadapan seluruh peserta.

Selama dua hari pelaksanaan, forum berlangsung dinamis. Berbagai isu strategis dibedah secara terbuka, mulai dari pengelolaan media sosial yang efektif, strategi menghadapi krisis informasi, hingga optimalisasi layanan PPID berbasis digital. Diskusi yang tajam dan penuh semangat mencerminkan kesadaran bersama bahwa tantangan komunikasi publik semakin kompleks.

Kegiatan ini berdampak nyata terhadap meningkatnya komitmen seluruh jajaran Kemenag Sumsel dalam memperkuat tata kelola informasi yang transparan dan akuntabel. Rakor ini juga mempererat jejaring komunikasi antar kabupaten/kota dan madrasah, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik.

Dari Hotel Amaris Palembang, semangat keterbukaan itu digaungkan. Rakor Humas, PPID, dan Anugerah Humas 2026 bukan sekadar agenda tahunan—melainkan titik balik menuju komunikasi publik Kemenag Sumsel yang lebih solid, responsif, dan dipercaya masyarakat.