Palembang (Kemenag Sumsel) —
Dalam upaya memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN), serta mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah, MTsN 2 Palembang turut menghadiri kegiatan Pembinaan ASN di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Pendidikan Madrasah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, H. Syafitri Irwan, serta Prof. Suyitno dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, dan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan di MAN 3 Palembang, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan pembinaan dan rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program kerja Kementerian Agama, khususnya di bidang pendidikan madrasah. Melalui forum ini, seluruh jajaran diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Pembinaan ASN menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas serta fungsi masing-masing. ASN Kementerian Agama tidak hanya dituntut mampu melaksanakan tugas administratif dan pelayanan publik, tetapi juga harus menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan layanan yang berkualitas, responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Terlebih dalam sektor pendidikan, kualitas kinerja ASN memiliki keterkaitan erat dengan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan dan perkembangan zaman.
Kehadiran Prof. Suyitno dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menjadi bagian penting dalam penguatan koordinasi antara kebijakan pendidikan Islam di tingkat pusat dan pelaksanaannya di daerah. Keselarasan pemahaman terhadap arah kebijakan, program prioritas, serta target peningkatan mutu pendidikan diperlukan agar setiap satuan kerja dapat menjalankan program secara terencana dan selaras dengan tujuan pembangunan pendidikan Islam. Dengan demikian, pelaksanaan program pendidikan madrasah tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga pada hasil nyata yang dapat dirasakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
Sementara itu, rapat koordinasi evaluasi program pendidikan madrasah menjadi ruang untuk meninjau pelaksanaan berbagai program yang telah berjalan, mengukur kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan, serta memperkuat koordinasi antarsatuan kerja. Evaluasi tersebut penting untuk mengetahui capaian yang telah diraih, menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki, dan menyusun strategi tindak lanjut yang lebih tepat sasaran. Melalui koordinasi yang baik, berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan madrasah diharapkan dapat diatasi secara bersama-sama dengan mengedepankan kolaborasi, efektivitas, dan tanggung jawab.
Partisipasi MTsN 2 Palembang dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah untuk terus mendukung kebijakan Kementerian Agama serta memperkuat kualitas tata kelola pendidikan. Sebagai satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, MTsN 2 Palembang memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan arah kebijakan dan hasil koordinasi ke dalam pelaksanaan program yang relevan dengan kebutuhan madrasah. Hal ini mencakup penguatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan potensi peserta didik, serta penyelenggaraan layanan pendidikan yang semakin efektif dan akuntabel.
Konsolidasi melalui pembinaan ASN dan rapat koordinasi juga menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan madrasah membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pimpinan, pendidik, tenaga kependidikan, hingga pemangku kepentingan lainnya. Keberhasilan program pendidikan tidak cukup hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga memerlukan pelaksanaan yang konsisten, evaluasi yang objektif, dan tindak lanjut yang berkesinambungan. Oleh karena itu, koordinasi antarsatuan kerja menjadi faktor penting dalam membangun kesamaan visi dan memastikan setiap program memberikan manfaat yang optimal.
Bagi MTsN 2 Palembang, penguatan sinergi tersebut menjadi landasan untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, pengembangan keterampilan, serta penumbuhan budaya disiplin dan tanggung jawab. Mutu madrasah perlu diwujudkan melalui proses pendidikan yang mampu membekali peserta didik dengan pengetahuan, akhlak mulia, kemandirian, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MTsN 2 Palembang diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, menyelaraskan program madrasah dengan arah kebijakan Kementerian Agama, serta mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada hasil. Semangat konsolidasi ini diharapkan tidak berhenti pada forum koordinasi, tetapi berlanjut dalam langkah nyata di lingkungan madrasah melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan kolaborasi, dan pelaksanaan program yang berdampak langsung bagi peserta didik.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan madrasah yang berkualitas lahir dari komitmen bersama, kepemimpinan yang kuat, ASN yang profesional, serta program yang direncanakan dan dievaluasi secara berkelanjutan. Dengan sinergi yang semakin kokoh antara pemerintah pusat, wilayah, dan satuan pendidikan, MTsN 2 Palembang terus berupaya mengambil bagian dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
(Humas MTsN 2 Palembang)










